Skip navigation

GORONTALO – Kelainan fisik (berwajah seperti kera), yang dialami Septiani, bocah asal Gorontalo tidak membuatnya menjadi minder. Septiani dapat menjalankan aktivitasnya sebagaimana layaknya anak-anak seusianya. Septiani yang duduk di bangku kelas dua SDN 1 Dumbaya Bulan Kecamatan Suwawa Timur, tetap ceria. Bahkan, ikut bermain dan bernyanyi bersama rekan-rekannya di sekolah.

tkpknqp22

Menurut guru di sekolahnya, Septiani temasuk salah satu siswa yang memiliki prestasi baik, terutama pada mata pelajaran matematika dan olahraga. Pada mata pelajaran olahraga, Septiani mampu berlari kencang melebihi teman-temannya.

“Dia (Septiani) tidak ada bedanya dengan anak-anak lain. Dia sering belajar sendiri untuk berusaha mendapatkan sendiri. Mendapatkan apa yang dia pikir itu sama dengan kepentingan anak-anak lain. Tidak pernah dia nyontek atau meminta bantuan kepada teman-tamannya,” kata Wakil Kepsek SDN 1 Dumbaya Bulan Sulastri Tangahu.

Kelainan fisik yang dialami Septiani mendapat perhatian serius Departemen Kesehatan setempat. Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Irfandi Husa mengatakan, hasil diagnosa sementara kelainan fisik yang dialami oleh Septiani karena faktor genetika.

“Itu barangkali kelainan genetik, yang didapat dari masih dalam kandungan. Sehingga kalau ditanya soal penanganan, butuh pemeriksaan-pemeriksaan khusus,” kata Irfandi Husa.

Septiani akan dirujuk ke salah satu rumah sakit di Jakarta, namun orangtua Septiani meminta anaknya dibawa ke Jakarta saat liburan sekolah mendatang

One Comment

  1. tingkatkan terus kreatifitasmu…


Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: